Protes UU ITE, Dewan Pers akan Kirim ‘Surat Cinta’ ke SBY

Posted: 7 April 2008 in Berita

Jakarta – Keberatan dengan beberapa isi undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Dewan Pers akan mengirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Surat itu meminta agar Presiden SBY tidak menandatangani UU ITE yang baru disahkan.

“Karena beberapa pasal sangat mengancam kebebasan pers. Misalnya, Pasal 27 ayat 3. Padahal, sebagian besar media sudah online. UU ini justru membidik itu” ujar Wakil Ketua Dewan Pers Leo Batubara, dalam diskusi yang digelar di Gedung Dewan Dewan Pers, Senin (7/4/2008).

Leo pun mengatakan dewan pers akan segera menemui Kapolri dan Kejakasaan Agung. Hal ini dimaksudkan agar setelah UU ini berjalan, jangan sampai ada laporan mengenai penyalahgunaan penegakan hukum terkait UU ITE.

Tak cukup sampai di situ, Leo mengatakan Dewan Pers juga akan bergerak ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Selanjutnya, kami akan melakukan judicial review dengan mengadu ke Jimly Asshidiqie (Ketua MK-red),” ujar Leo.

Surat kepada Presiden SBY, ujar Leo, akan dikirimkan dalam waktu dekat. Ia berpendapat UU ITE menimbulkan kriminalisasi pers di mata hukum

“Kenapa masih ada UU kriminalisasi pers? Jika pers sudah dikriminalkan, pers tidak akan (menjalankan fungsi) mengontrol pemerintah,” tegasnya.

Di sisi lain, Staff Ahli Bidang Hukum Departemen Komunikasi dan Informatika, Edmon Makarim, menjelaskan bahwa kemungkinan revisi terhadap UU ITE sangat sulit. “Ini titik koma-nya sudah diatur DPR. Bisa susah lagi (kalau direvisi),” tukasnya.

Bahkan, langkah Dewan Pers untuk meminta Presiden SBY ‘menghentikan’ UU ITE juga dinilai tak akan efektif. Dalam 30 hari, dengan atau tanpa disahkan Presiden, UU ITE dipandang sudah aktif berjalan.

Namun menurut Leo revisi terhadap UU ITE masih bisa dilakukan. “Di atas kertas bisa-bisa saja,” tukasnya.

Anda punya opini soal UU ITE? Diskusikan di detikINET Forum
( wsh / wsh )

Sumber:detikinet.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s