Raksasa Mesin Pencari Persaingan Tiada Henti

Posted: 28 Maret 2008 in Komputer

google-wikia1.jpgKarena salah strategi, menyebabkan Yahoo! hampir saja dibeli Microsoft. Era Web 2.0 membuat para raksasa mesin pencari harus ekstra hati-hati karena bisa saja pemain yang kurang diperhitungkan akan mengalahkan mereka, karena memiliki fitur dan layanan yang diminati pengguna.

Mesin pencari merupakan salah satu bisnis penting dalam industri TI saat ini. Bahkan perusahaan perusahaan besar lahir dari teknologi pencarian data tersebut. Yahoo! dan Google adalah contoh nama besar mesin pencari yang diakses jutaan pengguna di seluruh dunia. Begitu menggiurkankannya bisnis di bidang ini sehingga terjadi persaingan yang sangat ketat. Ketika perusahaan salah langkah dalam mengelola bisnis sedikit saja, bisa berujung pada kehancuran.

Hal ini terbukti telah terjadi pada Yahoo! yang terancam akan dibeli Microsoft beberapa waktu lalu. Beruntunglah Yahoo! menolak tawaran tersebut sehingga kerisauan yang sempat dikhawatirkan berbagai pihak tidak terjadi.

Perusahaan yang didirikan oleh duo Jerry Yang dan David Fillo ini sebelumnya menjadi portal internet terbesar di dunia dengan berbagai layanan termasuk yang paling utama adalah mesin pencari. Hingga akhirnya posisi Yahoo! semakin lama semakin merosot bersaing dengan rivalnya yang masih belia, Google.

Pertarungan Duo Raksasa

Pertarungan dua raksasa antara Yahoo dan Google pun tak terhindarkan. Keduanya saling berinovasi menciptakan berbagai layanan agar bisa menarik pengguna mesin pencari. Perlahan tapi pasti, laju Google tak bisa terbendung. Bisnis mesin pencari dikuasai Google sejak 2000. Google yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin menjadi ikon paling populer untuk mesin pencari yang telah masuk ke otak bawah sadar setiap orang. Bahkan saking populernya, kosakata Google masuk ke kamus Oxford English Dictionary.

Apakah tidak ada pemain lain? Tentu ada. Pemain besar seperti Microsoft-pun sangat tertarik untuk memasuki bisnis internet terutama mesin pencari dengan meluncurkan layanan MSN dan Live. Altavista, Excite, dan Lycos juga termasuk pemain lama di bisnis internet. Ada juga perusahaan yang lebih terkenal dalam lingkup regional seperti Alibaba dan Baidu. Namun dari semua pemain yang ada, Google dan Yahoo! tetap yang paling mencolok dan Google masih bisa membuktikan sebagai pemimpin untuk bisnis internet.

Google menjadi kekuatan bisnis internet yang jauh lebih kuat daripada Yahoo. Seperti dikutip dari Detikinet, pada kuartal empat tahun 2007 saja Google berhasil membukukan keuntungan sampai US$ 1,21 miliar. Sementara Yahoo dalam kurun waktu yang sama, hanya meraih profit sebesar US$ 206 juta.

Di tahun 2008 ini, Google juga diperkirakan akan terus menguasai pasar mesin cari dengan prosentase 65,1 persen sementara Yahoo berada jauh di belakang dengan raihan pangsa pasar 22 persen saja.

Menurut penulis buku “The Search”, John Battelle, apa yang dlinginkan dunia adalah sebuah perusahaan yang bisa menjawab semua pertanyaan dengan segala kemungkinan jawaban yang dapat membuka semua teka-teki bisnis dan kebudayaan manusia itu sendiri.

Dan selama beberapa tahun terakhir, itulah yang telah dilakukan Google dengan menawarkan pendekatan baru yang radikal untuk dunia pencarian. Google mendefinisikan konsep marketing baru, lolos dari kehancuran bisnis dot-com, menarik dana yang luar biasa besar dan paling hangat dibicarakan dalam sejarah Silicon Valley.

Melebihi semua pesaingnya, Google telah menjadi pintu gerbang untuk pengetahuan instan. Ratusan juta orang menggunakannya untuk memuaskan keingintahuan mereka, kebutuhan mereka, ketakutan mereka, serta obsesi mereka. Semua ini menghasilkan apa yang disebut Battelle “Database atau Gudang Data yang Penuh Arti”.

Namun Google tentu tidak bisa untuk berpuas diri dengan prestasi yang telah diraih. Karena kompetitor semakin serius untuk menarik perhatian pengguna. Era Web 2.0 membuat para raksasa mesin pencari harus ekstra hati-hati karena bisa saja pemain yang kurang diperhitungkan akan mengalahkan mereka, karena memiliki fitur dan layanan yang diminati pengguna.

Penantang Baru Itu Bernama Wikia

Baru-baru ini, Jimmy Wales, pendiri Wikipedia, meluncurkan layanan mesin pencari inovatif yang bernama Wikia Search. Layanan yang dioperasikan oleh Wikia, Inc. berkantor di San Mateo dan New York Amerika tersebut menawarkan sesuatu yang baru bagi pengguna mesin pencari karena bersifat kolaboratif dan berlisensi bebas atau Open Source.

Pengguna layanan diperbolehkan menampung iklan dan menyimpan sendiri semua keuntungan iklan tersebut. Syaratnya hanya situs yang dibangun dengan tool gratis tersebut mencamtunkam link ke Wikia.Com.

Walaupun sempat mendapat kritik dari berbagai pihak pada waktu peluncuran karena dirasa belum siap, namun Wikia Search pasti akan terus memperbaiki layanannya. Tentu butuh waktu untuk memaksimalkan performa Wikia Search yang masih seumur jagung dan saat ini masih dalam versi alpha. Seperti dikutip dari eFlux Media, Wikia Search akan mempunyai empat prinsip untuk memanjakan penggunanya yaitu transparasi, komunitas, kualitas dan privasi.

Pada dasarnya, teknologi yang terdapat pada Wikia Search mirip dengan mesin pencari di Internet lainnya. Namun bedanya, Wikia Search memungkinkan proses penyaringan situs dan pemeringkatan hasil pencarian yang dibantu oleh pihak lain.

Wikia Search seperti halnya Wikipedia sangat mengusung prinsip keterbukaan, untuk itu pada layanan mesin pencari ini pengguna juga akan mengetahui bagaimana sebuah hasil pencarian bisa ditampilkan di Wikia Search.

Saat ini, mesin pencari raksasa seperti Google, Yahoo dan Live saja tidak atau belum melakukan hal ini. Layanan khas Web 2.0 juga sangat terasa di Wikia Search seperti social networking maupun online sharing. Untuk itu pengguna bisa mendaftar menjadi member, membuat profit sendiri, memasang foto dan sebagainya.

Masa Depan Mesin Pencari

Saat ini, banyak pengamat yang memprediksikan bahwa Google masih akan terus menjadi raja mesin pencari. Namun, bukan tidak mungkin posisinya akan tersungkur dari tahta. Karena bermodal menjadi raksasa saja tidak bisa menjadi jaminan akan bisa memenangkan persaingan di era informasi sekarang.

Banyak contoh kasus dimana perusahaan kecil bisa mengalahkan perusahaan besar karena lebih cepat dalam bergerak dan pandai melihat peluang. Persaingan di bidang mesin pencari akan menjadi semakin ketat, mereka harus terus berinovasi dengan teknologi terbaru dan mengatur strategi yang tepat. Jika tidak, bersiap-siaplah untuk tergusur. Siapa yang nanti akan menang? Akankah Google masih bisa mempertahankan atau akan tergantikan oleh pemain baru?


Sumber: Majalah Biskom

Komentar
  1. viergies mengatakan:

    Persaingan bisnis di dunia internet sangat-sangat unpredictable, penuh kejutan, dan berkembang pesat. It’s good news…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s