Pemerintah Siap Luncurkan Software Anti Pornografi

Posted: 26 Maret 2008 in Berita

menkominfo.jpgMenteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan piranti lunak penangkal situs porno. Software itu dikembangkan oleh Politeknik Elektronika Negeri Surbaya – Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (PENS-ITS).

Nuh mengatakan pemerintah belum akan memberi nama pada piranti lunak itu. “Apalah arti sebuah nama? Yang pasti, software ini akan digunakan untuk memblok,” ujarnya di sela-sela Round Table Discussion: The Future of Telecommunication detikINET yang diselenggarakan oleh Center for ICT Studies Foundation (ICT Watch) dan didukung oleh detikINET di kantor Depkominfo, Jakarta, Rabu (26/3/2008).

Peluncuran piranti lunak itu akan dilakukan Sabtu 29 Maret 2008 di Surabaya. Kemudian, lanjut Nuh, software itu akan didistribusikan mulai awal April dan juga bisa diunduh dari Depkominfo.go.id. Menurut Nuh piranti lunak itu bersifat gratis dan boleh disalin serta disebarluaskan.

Soal dana pengembangannya, menurut Nuh tak ada dana khusus. Pihak Depkominfo, ujar mantan rekor ITS ini, mengembangkan piranti lunak itu dalam kerangka kerjasama dengan berbagai pihak.

Ia pun mengakui belum tentu seluruh situs porno bisa diblokir dengan piranti lunak itu. Namun, lanjutnya, yang penting adalah ada upaya pemblokiran.

Rencananya, pada Kamis (27/3/2008), Depkominfo akan memanggil semua organisasi terkait teknologi informasi dan komunikasi untuk membahas soal pemblokiran situs porno. “Yang pasti kami ingin menumbuhkan kesadaran di masyarakat dalam mengakses informasi yang baik di internet,” tukasnya.

detikINET.com

Komentar
  1. Didiek mengatakan:

    Pada prinsipnya kami selaku pengusaha Warnet setuju dgn adanya kebijakan ini,tp pemerintah jg harus mengerti kondisi kami di lapangan.Warnet adlh sebuah bisnis jasa,yg semua orang berhak menggunakan selama dia berkontribusi kpd kami,secara independen kami jg mengeluarkan kebijakan pd tempat usaha kami baik berupa himbauan tertulis yg dapat di baca dgn jelas maupun pemblokiran secara mandiri(tentunya dgn menggunakan software legal yg telah bnyk tersedia).Pertanyaan saya: “apakah diperkenankan kami menggunakan software anti pornografi yg sdh kami aplikasikan di warnet kami atau memang harus menggunakan software yg di keluarkan oleh pemerintah?jangan sampai pada kenyataannya pendistribusian software ini bnyk mengalami masalah tetapi kami selaku pengusaha yg harus menanggung resikonya.”terima kasih.

  2. syafi mengatakan:

    ayo pak kapan diluncurkan?ummat sudah menunggu perbaikan sistem IT.mohon dibuat gratis saja jadi bisa diakses siapa saja

  3. ersan mengatakan:

    Kami setuju dengan adanya pemblokiran situs- situs porno ini, tetapi kelihatannya pemerintah mau enaknya semua seakaan akan nantinya setiap kesalahan dilipahkan kepada pengusaha warnet. Kalau pemerintah sudah mengesahkan uu ITE, seharusnya pemerintah beusaha Untuk memulai pemblokiran melalui ISP. disini juga kelihatan menteri M nuh juga mengatakan tidak bisa meblokir situs-situs porno 100 %. Bagaimana ini? kalau diwarnet ternyata walaupun telah terpasang software anti porno tetapi masih bisa diakses ???. kena getah pasti pengusaha warnet. bagaimana pula dengan ISP apa ada sanksinya juga? jadi ini saya yakin akan menjadikan ladang pemerasan nantinya bagi aparat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s